• SMP NEGERI 1 WONOGIRI
  • -

SOSIALISASI TENTANG CEGAH KORUPSI

 

Pada tanggal 21 November 2023, Selasa, SMP Negeri 1 Wonogiri melakukan sosialisasi tentang Cegah Korupsi dari inspektorat. Sosialisasi ini di ikuti oleh kelas IX A- IX J di bangsal dan dimulai pada pukul 09.00 WIB. Kegiatan ini dihadiri oleh 3 narasumber, yaitu: Bapak Sarjito, Ibu Ruslina, dan Ibu Tutik Rijani.

Melalui sosialisasi ini, diharapkan siswa-siswi SMP Negeri 1 Wonogiri dapat menambah pengetahuan, dan mengembangkan keterampilan untuk bekal kedepanya. Acara di awali dengan menyanyikan lagu Indonesia Raya bersama , lalu dilanjutkan dengan doa yang di pimpin oleh Bapak Seni. Acara di lanjutkan dengan sambutan dari Kepala Sekolah SMP Negeri 1 Wonogiri, Bapak Drs. Suparno, M.Pd dan sambutan dari Inspektorat Kabupaten Wonogiri diwakili oleh Pembantu Bidang Kesra Inspektorat Kabupaten Wonogiri, Bapak Sardjito, S.Sos. M.H.

Acara dilanjutkan dengan pemaparan materi dari narasumber berkaitan dengan Pencegahan Korupsi. Penanaman nilai dasar Anti Korupsi sangat penting di ketahui bagi seluruh orang. Seseorang harus bisa menahan atau menghindari hawa nafsunya untuk berkorupsi. Jika seseorang tersebut sudah terlanjur berkorupsi, maka ia akan menerima sanksi hukum yang setimpal, setelah itu ia harus bisa keluar dari zona nyaman dan tidak mengulangi kejadian yang sama.

Pencegahan korupsi memiliki banyak sekali usaha, bisa saja dengan selalu mengatur keuangan dengan baik sehingga kita tidak menggunakan uang orang lain, karena itu bukanlah hal kita. Kemudian, dapat menahan hawa nafsu jika ingin berkorupsi, atau mengambil apa yang menjadi hak orang lain. Ketiga yaitu menanamkan kejujuran pada diri sendiri, karena kita harus memiliki keyakinan kuat untuk tidak melakukan tindakan tercela seperti itu, maka diri sendiri juga berperan kuat dalam tindakan kejujuran.

Penyebab seseorang melakukan korupsi juga beragam. Mulai dari kesempatan berkorupsi, karena ia merasa hal itu tidak akan diketahui. Lalu adanya tekanan ekonomi yang memaksa diri untuk berkorupsi. Hal ini bukanlah tindakan kejujuran melainkan karena keserakahan diri, ia hanya lapar mata dan tidak memperdulikan orang-orang di sekitarnya. Atau juga,  karena pengawasan yang kurang.